Showing posts with label Teknik Industri. Show all posts
Showing posts with label Teknik Industri. Show all posts

Anak Industri Wajib Tahu Perencanaan dan Pengendalian Produksi (P3 / PPC)

Photo by <a href="https://unsplash.com/@homajob?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Scott Graham</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/production-planning?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditCopyText">Unsplash</a>
(Photo by Scott Graham on Unsplash)

Perencanaan dan Pengendalian Produksi
merupakan satu bidang yang memiliki peranan penting dalam suatu perindustrian. Perencanaan dan Pengendalian Produksi dikenal juga sebagai P3 sebagai kependekannya atau yang lebih populer dikenal dengan Production & Planning Control (PPC). PPC dalam suatu perusahaan biasanya menjadi satu divisi khusus yang menjalankan tugas perencanaan produksi dan mengendalikannya. Untuk itu perlu kita tahu dulu apa itu perencanaan produksi? apa itu pengendalian produksi? 

Mari kita bahas!!

Perencanaan Produksi secara awam kita bisa menggambarkan sebagai kegiatan untuk merencanakan suatu proses produksi agar bahan-bahan produksi baik berupa raw material maupun barang setengah jadi dapat diolah menjadi barang jadi yang siap didistribusikan kepada konsumen. Namun perlu kita ketahui terlebih dahulu apa perbedaan perencanaan dengan perancangan, karena secara konteks inggris, perencanaan itu planning dan perancangan itu design.

Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan yang tepat di masa yang akan datang melalui pilihan-pilihan yang sistematis (Paul Dadidov, 1982). 
Adapun kegiatan perencanaan meliputi proses identifikasi untuk menentukan komponen yang menunjang objek, mengadakan studi untuk mencari hubungan dari faktor-faktor terkait yang berpengaruh spesifik, mendeterminasi guna menentukan setepat mungkin faktor-faktor yang dominan, memprediksi untuk meramalkan bagaimana suatu faktor akan berubah sehingga mencapai kondisi yang lebih baik di masa yang akan datang, dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuan pembangunan. (William L.Lassey, 1977)

Perancangan adalah suatu proses simulasi dari apa yang ingin dibuat sebelum kita membuatnya, berulangkali sehingga membawa kemungkinan untuk kita merasa puas dengan hasil akhirnya (P.J. Booker, 1984). 

Disebut juga sebagai aktivitas kreatif yang melibatkan proses untuk membawa pada sesuatu yang baru dan bermanfaat dari yang sebelumnya tidak ada (JB. Reswick, 1985).

Kegiatan-kegiatan di hari minggu sedang dalam perencanaan oleh Anto. Anto merencanakan hari minggu ia akan berkunjung ke rumah Anty pada pukul 9 pagi, membawakannya buah kesukaannya yakni anggur dan mangga. Untuk itu, hari ini Anto meminta Supry membuat perancangan boquet buah yang akan diserahkan kepada Anty.

Bisa dipahami ya?

Jadi perencanaan di sini kita akan fokus pada penentuan tindakan yang tepat pada masa yang akan datang, karena kita merencanakan kegiatan bukan untuk sekarang, namun untuk nanti, besok, lusa, atau beberapa waktu ke depan. Sedangkan perencangan, kita akan fokus melakukan suatu proses simulasi atau membuat suatu model dari apa yang ingin kita buat nantinya.

Lalu apa itu Perencanaan Produksi?

Produksi sendiri itu adalah aktivitas menghasilkan sesuatu baik itu berupa barang ataupun jasa dalam suatu periode waktu yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan/organisasi (Andy Wijaya, 2020). Jadi intinya, produksi itu aktivitas, tujuannya menghasilkan sesuatu (barang/jasa) yang mempunyai nilai tambah. Sehingga ada input, ada output, dan ada sumber daya yang menunjang aktivitas tersebut bekerja.

Kembali lagi ke Perencanaan Produksi

Perencanaan produksi adalah proses merencanakan aktivitas produksi yang akan dijalankan  meliputi sumber daya sehingga dapat memenuhi kebutuhan yang diharapkan. 

Adapun tujuan perencanaan produksi yaitu:
1. Meramal Permintaan Produk (Forecasting)
2. Menetapkan jumlah pemesanan bahan baku
3. Menyeimbangkan kebutuhan dengan teknik pemenuhan pesanan.

Perlu dipahami, bahwa perencanaan yang baik akan membawa keuntungan besar bagi perusahaan namun tetap memenuhi jumlah permintaan. Perencanaan produksi akan menjadi optimal jika diikuti dengan pengendalian pada proses produksi.

Pengendalian produksi adalah rangkaian prosedur untuk mengelola dan memantau proses produksi sehingga memberikan hasil dengan ongkos terendah dengan waktu yang cepat sesuai dengan perencanaan.

Adapun faktor penting yang wajib dipahami dalam Perencanaan dan Pengendalian Produksi yaitu estimasi akurat dari kapasitas sumber daya yang tersedia. Anggaplah ketika meramalkan produksi memberikan nilai permintaan yang tinggi, namun bagaimana dengan kapasitas sumber daya yang tersedia? mesin kita cukup? tenaga kerja kita cukup? material kita cukup? perlukah kita membeli jasa dari perusahaan lain?

Ya! Perencanaan ini memerlukan pertimbangan ketersediaan sumberdaya dan pengetahuan tentang permintaan di masa depan.

Jika kamu merupakan seorang yang sedang belajar dan mendalami ilmu keteknik-industrian, maka ini merupakan salah satu bidang yang perlu kamu perdalam. Perencanaan dan Pengendalian Produksi memiliki lingkup yang luas dengan metode penyelesaian masalah yang beragam. Apabila kamu menguasai bidang ini, maka kamu memiliki nilai yang mahal untuk perusahaan miliki.

Semangat belajar!



AMIGO 2.0 P-Dev Laboratory Telkom University


Sebelum jauh mengenai AMIGO, mungkin harus saya kenalkan terlebih dahulu bahwa di kampus Telkom University ada laboratorium bernama P-Dev Laboratory. P-Dev sendiri disingkat dari kata Product Development. Laboratorium tersebut merupakan salah satu laboratorium yang dimiliki oleh prodi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri.

Apa Sih Prinsip dari Ekologi Industri?

Apa Sih Prinsip dari Ekologi Industri itu?

Setelah agan membaca mengenai "Mengenali apa itu Ekologi Industri", selanjutnya yang perlu agan pahami ialah prinsipnya. Bagaimana sih prinsip ekologi industri? Seperti halnya cabang ilmu yang lainnya, ekologi industri juga mempunyai prinsip. Nah, pada artikel ini akan kita membahasnya.

Ada beberapa prinsip ekologi industri diantaranya:

1. Ekosistem Industri
Membangun interaksi antar organisme dan lingkungan sekitarnya. Industri satu dengan lainnya saling bekerja sama dan memiliki hubungan keterkaitan satu dengan lainnya. Kembali pada proses alur tertutup, yaitu setiap buangan/limbah hasil olah suatu industri menjadi material bagi industri-industri lain.

2. Penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan
Kita ketahui bahwa di bumi kita ini hanya ada 2 tipe sumber daya alam, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Ekologi industri lebih mengutamakan sumber daya alam yang dapat diperbarui serta mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

3. Menghemat penggunaan material dan energi dalam produksi
Demi terwujudnya efisiensi dalam proses produksi, dengan meminimalisir input dan memaksimalkan output. Menyeimbangkan input dan output yang mengacu pada keterbatasan sistem alam, mengurangi beban lingkungan akibat proses industri, sehingga tujuannya agar aktivitas industri dapat berkelanjutan dalam kurun waktu yang lebih lama.

4. Menjamin kualitas hidup lingkungan sekitarnya
Selalu mengupayakan keseimbangan antara sistem industri dengan kehidupan alam. Memperhatikan serta mengupayakan pengurangan beban lingkungan akibat proses industri, sehingga alam akan lebih terjaga demi terwujudnya aktivitas industri yang berkelanjutan mengingat masih ada generasi-generasi baru pada masa yang akan datang.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, akan tercipta suatu simbiosis dalam industri sehingga alam tetap terjaga dan aktivitas industri akan tetap berkelanjutan. Apa itu simbiosis industri? akan kita bahas pada kesempatan selanjutnya.

Sekian semoga bermanfaat!

Oh, ya jangan lupa beri komentarshare dan subscribe! Thanks gan!


Mengenali apa itu Ekologi Industri?


Mengenali apa itu Ekologi Industri?

Ekologi industri merupakan salah satu bagian penting yang harus dipelajari dalam teknik industri gan. Mengapa demikian? Mari kita simak secara bertahap.

Pengertian ekologi menurut KBBI :

ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan (kondisi) alam sekitarnya (lingkungannya)
 Sedangkan menurut Wikipedia, ekologi yaitu :

berasal dari bahasa Yunani "oikos" (habitat) dan "logos" (ilmu), yaitu ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya.
Jadi kedua pengertian diatas sangat serupa, ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungan/kondisi alam sekitarnya. Sehingga antara organisme/makhluk hidup dengan lingkungannya itu merupakan satu kesatuan sistem (ekosistem). Pada dasarnya, konsep ekologi ialah homeostatis, bagaimana kondisi interaksi/hubungan keterkaitan antara komponen ekosistem tersebut harus berjalan seimbang.

Kemudian, Ekologi Industri itu apa?

Jika dalam ekologi secara umum mempelajari antara organisme dengan lingkungan, dalam ekologi industri berarti ilmu yang mempelajari interaksi antara sistem industri dengan biologi/lingkungannya. Bagaimana membangun suatu ekosistem yang didalamnya terdapat interaksi-interaksi antar komponen (sistem industri, alam, manusia, dll) secara seimbang, stabil dan berkelanjutan.

Ekologi Industri secara lebih spesifik disebut juga sebagai proses industri dengan alur tertutup. Jika dalam alur terbuka setiap material yang bergerak melalui sistem menjadi buangan yang tak terpakai, lain dengan alur tertutup yang setiap buangan/limbah hasil olah suatu industri menjadi material bagi industri-industri lain. Sehingga ini menjadikan suatu efisiensi yang mengurangi kebutuhan bahan baku mentah dari alam, meminimalisir polusi dan sampah tak terpakai yang akhirnya berdampak baik bagi keseimbangan ekosistem industri ini.

Sebuah kawasan di Denmark telah menerapkan pola ekosistem ini dan menjadi contoh baik untuk seluruh negara di dunia, yaitu Kalundborg Eco-Industrial Park. Next time akan kita bahas...

Sekian semoga bermanfaat!

Oh, ya jangan lupa beri komentar, share dan subscribe! Thanks gan!